Peduli Diffable, PT. Telkom Indonesia bersama YDAI Wujudkan Kemandirian dan Kesejahteraan

Reporter : Winda Septiana
Editor : Aru Prayogi

independensia | Bogor – Yayasan Diffable Action Indonesia (YDAI) melakukan upgrading kepengurusan untuk ketiga kalinya dalam rangka meningkatkan kemampuan para pengurus dan diffable se-Indonesia dalam upaya kemandirian dan kesejahteraan. Uprading ini dilakukan di kantor PT. Telkom Indonesia, Kota Bogor, Sabtu, (01/12/2018)

Upgrading ini bentuk kerjasama Sekretaris Jenderal YDAI Isnurul Naini dan Reni Yustiani selaku Operation Senior Manager di Directorat Customer PT Telkom Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan dalam tiga sesi yakni Kepemimpinan, Public Speaking dan Writing formal.

“Harapan dari hadirnya kegiatan pelatihan ini ialah untuk memberikan kesempatan secara terbuka bagi pengurus YDAI dalam meningkatkan kemampuan diri menuju kemandirian dan kesejahteraan yang dapat disebarluaskan kepada para diffable seluruh Indonesia diawali dari para pengurus.” Pesan Reni Yustiani

Pesan ini juga didukung atas hadirnya para pengurus, calon pengurus dan perwakilan dari tiap-tiap daerah juga forum keluarga diffable yang telah dilaksanakan tidak hanya di kota Bogor, melainkan juga di Jakarta dan direncanakan pada bulan Januari menyusul penyelenggaraan di kota Bandar Lampung.

“Hubungan baik yang terjalin antara Saya dengan bu Isna sebenarnya sudah lama sekali dan dalam rangka mendorong kemajuan yayasan yang disupport oleh PT Telkom Indonesia seluruh wilayah Indonesia untuk memberikan beberapa dukungan,” lanjutnya

Kata Reni, salah satunya dalam bentuk pelatihan di bidang Writing formal, kepemimpinan, dan public speaking yang bertujuan memaksimalkan kemampuan diri dalam kegiatan pengoptimalan kapasitas sumber daya manusia.

“PT Telkom Indonesia memfasilitasi di bidang Jurnalistik atau Contact Center yang tidak mempersulit mereka dalam hal kekurangan justru mensupport kemampuan agar bisa kemudian memperluas pekerjaan bagi para diffable yang dimulai dari kita, PT Telkom Indonesia”, tambahnya

Reni mencontohkan Musiran, salah satu diffable yang pernah bekerja sebagai Contact Center PT Telkom Indonesia wilayah Kota Bogor, beliau menjadi salah satu bukti bahwa kekurangan tidak kemudian membatasi diri dalam berkarya, berawal dari seorang contact center yang kemudian atas prestasinya dapat dipromosikan menjadi team leader yang sekarang bekerja di kota Semarang.

“Hingga hari ini sekitar 50 orang diffable di seluruh Indonesia telah bekerja di PT Telkom Indonesia di beberapa wilayah, harapan terbukanya kesempatan yang luas bagi diffable berkarya juga turut menjadi perhatian bagi Ibu Isna selaku Sekretaris Jenderal Yayasan Diffable Action Indonesia,” Tutur Reni

Menanggapi hal tersebut, Isna menyatakan upaya PT Telkom Indonesia menyediakan lapangan berkarya para diffable seluruh Indonesia dengan terus melakukan upgrading pengurus sebagai langkah awal yang kemudian bisa diteruskan ke seluruh penjuru Indonesia agar kemampuan mereka dapat terus ditingkatkan.

“Terkhusus di bidang komunikasi, kepemimpinan dan kepercayaan diri berbicara di muka umum dengan tujuan yang tentu memajukan yayasan upaya kemandirian dan kesejahteraan”, Kata Isna

Isna berharap keterbatasan seluruh diffable di Indonesia yang ada saat ini memanggil YDAI sebagai sebuah yayasan penyedia para penikmat kerja sosial untuk memberikan yang terbaik kepada mereka untuk tidak melihat kekurangan secara fisik.

“Kapasitas mereka sama dengan yang lainnya sehingga perlu adanya optimalisasi kemampuan, program ini akan terus disebarluaskan di seluruh penjuru Indonesia,” Lanjut Isna

Sampai saat ini, kata Isna, YDAI terus mencoba untuk menyebarkan energi positif ini dengan dimulai lagi di daerah Lampung, Surabaya dan Malang.

Hits: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *