KOHATI BADKO Jatim Ajak Aktivis Perempuan Kawal Pesta Demokrasi 2019

Independensia | Surabaya – Pemilu serentak tahun 2019 tinggal menghitung hari. Kendati demikian, berbagai upaya menuju hari H pencoblosan tidak hanya disiapkan oleh penyelenggara pemilu yakni, KPU dan Bawaslu, namun juga dari berbagai lapisan masyarakat yang mengatasnamakan diri independen dalam mengawal pesta demokrasi tersebut.

Selain itu, salah satu bentuk partisipasi politik yang diharapkan juga datang dari kalangan organisasi perempuan. Olehnya itu, pengurus Korps HMI-Wati (KOHATI) Badko HMI Jawa Timur melaksanakan diskusi kepemiluan bersama mantan Ketua Umum KOHATI PB HMI Periode 2009 – 2011 Dewita Hayyu Shinta.

Dewi yang juga pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur 2014 – 2019 ini memimpin diskusi dengan teman Peran Perempuan dalam Mengawal Demokrasi 2019 yang dilaksanakan di Graha KAHMI Jatim, Surabaya, Sabtu, (9/3/2019).

“Kami membahas mengenai sikap dan peran perempuan terutama KOHATI dalam pemilu serentak 2019, karena saat ini masih banyak permasalahan-permasalahan dalam demokrasi,” Ucap Ketua Bidang KAVO KOHATI Badko Jawa Timur Ana Nurjanah

Ketua Umum KOHATI Badko Jawa Timur Nur Suci Romadliyah menginginkan melalui diskusi tersebut untuk mendorong aktivis perempuan, khususnya KOHATI dalam mengambil peran strategis di pemilu yang akan berlangsung 17 April mendatang.

“Kami melaksanakan diskusi ini untuk mendorong aktifis perempuan (KOHATI) mengambil peran dalam menciptakan demokrasi yang berkualitas,” paparnya.

Selanjutnya, tambah Nur Suci, “kami berencana melaksanakan gerakan tentang kepemiluan ini bersama aktivis perempuan Se-Jawa Timur guna mencerdaskan masyarakat”, tambahnya.

Sementara itu, Dewita Hayyu Shinta dalam sesi dialognya juga mengajak seluruh aktivis perempuan di Provinsi Jawa Timur untuk turut serta dalam pesta demokrasi 2019.

“Pesta Demokrasi saat ini banyak diberitakan berpotensi terjadi kecurangan. Padahal, itu bisa jadi hoaks. jadi kita harus cermat dalam memilah informasi. KOHATI harus ambil peran untuk mencerdaskan masyarakat agar pemilu berkualitas” paparnya.

“Jadilah pemilih yang cerdas, tentukan pilihan mulai sekarang, lihat ‘trace record’ calon yang akan dipilih, karena yang akan terpilih nanti akan menentukan Indonesia beberapa tahun kedepan,” Ungkapnya

KOHATI Badko Jawa Timur berharap, penyelenggara pemilu (KPU dan Bawaslu) agar jujur dan adil dalam menjalankan tugasnya, serta transparan dalam mengawal serta melakukan perhitungan suara dari TPS sampai pusat.

Acara tersebut dihadiri oleh pengurus KOHATI BADKO dan beberapa kader KOHATI Pengurus Cabang, seperti Pengurus KOHATI Surabaya dan Pengurus KOHATI Sumenep.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *