Mengisi Bulan Ramadan Dengan Kegiatan Bermasyarakat

Independensia | Bandung – Bulan Ramadan ialah bulan penuh keberkahan, bulan penuh ampunan atas kehidupan manusia semasa di Dunia. Ramadan pula sering diartikan sebagai bulan yang suci. Hal tersebut, seluruh umat muslim di dunia melakukan puasa satu bulan penuh. Dalam rangka menjalankan puasa umat muslim dilatih untuk dapat menahan haus dan lapar. Selain itu, agar dapat menahan hawa nafsunya kemudian melakukan hal-hal yang positif.

Seperti apa yang dilakukan oleh kader-kader Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Barat yang tengah melaksanakan pengabdian masyarakat. Bertajuk “Ramadan Berkah” dilaksanakan dari hari Selasa – Rabu mendatang (07-30/05/2019) di Desa Ciherang, Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Doc. Saat kader mengisi kultum sebelum melaksanakan shalat taraweh/jurnalis/photo/Pipin

Dalam kegiatan tersebut, kader-kader belajar langsung di lingkungan masyarakat. Seperti mengisi Imam sholat taraweh, kuliah tujuh menit (Kultum) setiap selesai sholat berjama’ah 5 waktu. Dalam hal ini, di respon baik oleh Hamid Mubarok, selaku PJ kepala Desa Ciherang.

Ia, mengatakan, “saya sangat bangga sekaligus merasa terbantu oleh kehadiran para Mahasiswa, utamanya HMI yang beberapa tahun sebelumnya pun pernah hadir ditengah-tengah masyarakat Ciherang. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa melatih diri bagiamana bermasyarakat” ucapnya, saat pembukaan agenda pengabdian, Rabu (08/05/2019) di Mesjid Pondok Tugu, Nagreg, Kabupaten Bandung.

Lalu menambahkan, “semoga dalam kegiatan pengabdian ini dapat banyak diambil hikmahnya, apalagi di bulan ramadan akan menjadi bekal amal untuk kemudian” ungkapnya.

Sama halnya dengan apa yang dikatakan oleh Khoirul Anam Gumilar, selaku Ketua Badan Koordinasi HMI Jawa Barat, “benar apa yang sudah disampaikan oleh Pak Hamid, kami disini ingin belajar belajar bermasyarakat. Sebagai aktualisasi dari tujuan organisasi ialah sebagai Insan Pengabdi, yang kemudian tidak hanya itu saja. Kami pun ingin membantu masyarakat dalam membangun Usaha Micro Kecil dan Menengah”, ujarnya.

Anam pula menambahkan, ” selain itu pula, kami dapat melatih retorika dihadapan masyarakat, kemudian dapat sharing tentang wawasan kami kepada adik-adik disini dalam bidang keilmuan, seperti keagamaan, kebangsaan, dan lain sebagainya”, tambahnya.

Dalam agenda tersebut diikuti oleh berbagai organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan dan organisasi Masyarakat di Jawa Barat seperti, GPII, IMM, Gema-Matlaul Anwar, PGK, MAJ dan Organisasi Keluarga Mahasiswa Banten, Bandung.

Hits: 60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *