Dialog Publik dan Bukber, DEEP Evaluasi Efektifitas Pemilu 2019

Independensia | Bandung – Doalog Publik dan Buka bersama dilakukan oleh Democracy and Eelectoral Empowerment Partnership (DEEP) Kota Bandung, acara tersebut dihadiri oleh 45 orang peserta. Dengan bertajuk “Efektifitas Pemilu Serentak 2019”, di Pawon Pitoe Caffe, Telaga Bodas, Bandung, Kamis (15/05/2019)

Doc. Saat berlangsung dialog DEEP

Seperti apa yang disampaikan oleh Teguh Bruno Mulyadi, mengatakan, “DEEP Kota Bandung yang telah melaksanakan Pendidikan pada Pemilih yang di tujukan pada kaum Pelajar dan Mahasiswa sebanyak 2000 orang sebagai calon relawan yang sesuai dengan target 14 titik yang tersebar di Kota Bandung”, ungkapnya.

 

Bahkan DEEP berharap agar dapat memberikan warna baru, sehingga tercipta Pemilu Serentak Tahun 2019 yang substansial. Yang dapat memperteguh keadilan serta memberikan kesempatan sama kepada peserta Pemilu. Meningkatkan partisipasi pemilih yang tinggi disertai kesadaran dan kejujuran dalam menentukan pilihannya dengan rasa tanggung jawab dan tanpa paksaan.

 

Kemudian dalam dialog interaktif tersebut DEEP merumuskan laporan pertanggung jawaban dari hasil pemantauan Pemilu pada, Rabu (17/4/2019) lalu. Berikut beberapa laporan yang di rumuskan oleh DEEP. Berdasarkan release yang diterima oleh jurnalis Independensia.id dari DEEP Kota Bandung.

 

Lembaga Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Kota Bandung sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kelompok masyarakat sipil, telah melakukan sejumlah aktivitas pendidikan pemilih dan pemantauan penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kota Bandung. Semua aktifitas tersebut dilakukan untuk mewujudkan masyarakat Kota Bandung yang sadar, terdidik, berperan aktif dan bertanggung jawab atas kepentingan politiknya.

Berdasarkan hal tersebut, perkenan kami melaporkan hasil Pemantauan Partisipatif Pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kota Bandung:

1. Bahwa Lembaga DEEP Kota Bandung telah melaksanakan Pendidikan Pemilih untuk memberikan penguatan kepada pelajar dan mahasiswa sesuai dengan target 14 titik yang tersebar di Kota Bandung dengan total jumlah Calon Relawan sebanyak 2.000 orang peserta dengan harapan dapat memberikan warna untuk menciptakan Pemilu Serentak Tahun 2019 yang substansial diantaranya:

a. Memperteguh keadilan serta memberikan kesempatan sama kepada peserta Pemilu.

b. Meningkatkan partisipasi pemilih yang tinggi disertai kesadaran dan kejujuran dalam menentukan pilihannya dengan rasa tanggung jawab dan tanpa paksaan.

c. Melakukan pemantauan terhadap Peserta Pemilu untuk melaksanakan proses demokrasi di Kota Bandung yang anti hoax, anti sara, anti politik uang dalam semua tahapan Pemilu.

d. Melakukan pemantauan dalam setiap tahapan yang dilakukan oleh penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu Kota Bandung) serta memantau jajaran birokrasi untuk bersikap independen.

2. Bahwa dimulai pada hari Rabu tanggal 17 April 2019, Lembaga DEEP Kota Bandung telah melaksanakan pemantauan di 283 TPS sebanyak 283 orang yang tersebar di 30 Kecamatan, pemantauan Rapat Pleno Penghitungan di tingkat Kecamatan, dan pemantauan Rapat Pleno Penghitungan ditingkat Kota Bandung.

3. Bahwa dalam kurun waktu tanggal 11 Maret 2019 sampai dengan 30 April 2019 terdapat pengaduan masyarakat seperti masih terdapat 236 pemilih yang belum memiliki Formulir A5 sebagai pemilih pindahan, sebanyak 18 orang warga Kota Bandung yang belum terfasilitasi dalam DPT, proses penertiban APK yang belum optimal, terdapat kesimpangsiuran informasi yang diterima oleh masyarakat

beredarnya isu menjelang H-2 bahwa pemilih yang ber-KTP Elektronik dapat mendatangi ke TPS serta terdapat isu negatif dikalangan masyarakat yang mendiskreditkan Peserta Pemilu.

4. Bahwa pada saat Hari-H pelaksanaan Pemilu, Lembaga DEEP Kota Bandung mencatat beberapa kejadian seperti Pemilih yang terdaftar dalam DPTB diberikan jenis surat suara yang sama dalam DPT, terdapat perbedaan jumlah suara peserta pemilu yang ada pada C1 Hologram dengan C1 Plano, jadwal penghitungan di TPS tidak sesuai dengan jadwal, sehingga sampai larut malam, terdapat Anggota KPPS yang tidak optimal pengawasannya, terdapat kesalahan KPPS dalam melakukan pencatatan antara DPT, DPTB, dan DPK, ditemukan di beberapa TPS mengenai surat suara yang

kurang, banyaknya sarana teknis di TPS yang kurang mendukung, serta minimnya saksi dari setiap peserta pemilu yang hadir di setiap TPS.

5. Bahwa pada saat melakukan pemantauan pada Pleno Rekapitulasi tingkat Kecamatan, Lembaga DEEP Kota Bandung mencatat beberapa kejadian seperti adanya dorongan dari Panwascam untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang, terdapat kejadian khusus tetapi tidak tercatat secara admnistratif, ditemukan proses rekapitulasi tingkat kecamatan yang tidak sesuai dengan prosedur, terdapat

sampul dan segel yang rusak saat pembukaan kotak suara, serta terdapat 2 (dua) PPK yang melebihi batas waktu Pleno.

6. Bahwa pada saat melakukan pemantauan pada Pleno Rekapitulasi tingkat Kota Bandung, Lembaga DEEP Kota Bandung mencatat beberapa kejadian seperti adanya

ketidaksesuaian rekapitulasi pendataan dari setiap kecamatan antara DPT, DPTB, dan DPK, saksi dari peserta pemilu banyak mempertanyakan pendataan padahal

seharusnya dapat ditinjau pada tingkat kecamatan, KPU Kota Bandung masih belum menindaklanjuti temuan dan rekomendasi Bawaslu Kota Bandung terutama ketika

terdapat kejadian khusus, serta Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara Tingkat Kota Bandung melebihi batas waktu yang telah ditentukan dalam Tata Tertib.

7. Bahwa terkait dengan pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kota Bandung berjalan dengan tertib, aman, damai, dan kondusif. Lembaga DEEP Kota Bandung

mengapresiasi secara positif terhadap kinerja lembaga Kepolisian dalam hal ini Kapolrestabes Kota Bandung beserta jajarannya disetiap tingkatan serta TNI AD dan

TNI AU yang telah bekerja keras sepanjang waktunya untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2019.

8. Bahwa terkait dengan pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2019 di Kota Bandung, Lembaga DEEP Kota Bandung juga mengapresiasi secara positif atas kinerjanya yang

telah mempersiapkan tahapan Pemilu 2019 dan mendorong lembaga penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu Kota Bandung) untuk melakukan perbaikan-perbaikan teknis seperti peningkatan pemahaman aspek regulasi pada Badan Adhoc dibawahnya, aspek teknis seperti pengaturan logistik yang tidak optimal seperti banyak ditemukan surat suara yang kurang, formulir – formulir yang kurang di beberapa TPS, pencetakan DPT dan DPTB yang tidak sesuai dengan aturan, C1 Plano juga ditemukan banyak yang kurang, segel yang rusak, kekurangan kotak, serta tidak terjaminnya keamanan logistik di setiap gudang yang

pada akhirnya berpengaruh terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 di setiap TPS baik secara teknis maupun secara substantif. Selain itu, masih terdapat antar Badan

Adhoc KPU Kota Bandung dan Bawaslu Kota Bandung yang belum sinergis, hal tersebut perlu penguatan komunikasi yang intensif, sehingga terdapat keselarasan dalam mengimplementasikan setiap aturan yang dibuat oleh KPU RI maupun Bawaslu RI. Dengan berbagai perbaikan-perbaikan diatas, diharapkan pelaksanaan Pemilu yang akan datang, KPU Kota Bandung dan Bawaslu Kota Bandung mengutamakan pelayanan publik melalui tata kelola lembaga yang professional dan berkesinambungan, sehingga proses demokrasi di Kota Bandung menjadi lebih

substansial.

9. Bahwa partisipasi pemilih di Kota Bandung cukup tinggi, melebihi target yang ditetapkan oleh KPU RI sebesar 77,5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa warga Kota Bandung sangat berantusias dalam menyambut Pemilu Serentak Tahun 2019. Trend peningkatan partisipasi pemilih ini tidak lepas dari efek sosialisasi Pemilu baik yang dilakukan oleh lembaga penyelenggara Pemilu dengan variasi kebijakan program penyelenggaraan Pemilu maupun lembaga masyarakat sipil yang telah turut serta berkontribusi aktif melalui pendidikan pemilih kepada masyarakat, sehingga dapat menekan angka golput, juga disertai dengan perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang berperan penting dalam menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap Pemilu.

Hits: 10

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *