Kader HMI Cabang Garut Terbitkan Karya Tulis Dalam Keterbatasan Alat

Independensia | Garut – Fathan Nur Muhajir kader HMI Cabang Garut yang akrab di sapa Fathan ini telah berhasil menerbitkan karya Buku yang bertemakan biografi tokoh sejarah dengan diberi judul “50 Jejak Pahlawan Muslim Indonesia Abad 20”.

Doc. Buku karya Fathan, Kader HMI Cabang Garut/photo

Meski Usainya terbilang masih sangat muda, namun memiliki hobi membaca dan berdiskusi khususnya tentang sejarah, yang selalu ia catat di handphone-nya, namun ternyata setelah dia coba mengedit dan menyempurnakan tulisanya itu berhasil menarik minat penerbit untuk menerbitkan menjadi buku.

 

Meski buku berjudul “50 Jejak Pahlawan Muslim Indonesia Abad 20” ini karya pertamanya namun demikian berhasil menarik Hamdan Zoelva, ketua Mahkamah Konstitusi periode 2013-2015, yang saat ini menjabat Ketua LT Syarikat Islam dan juga sebagai Presidium KAHMI Nasional. Untuk memberikan kata pengantar untuk buku tersebut.

 

Namun siapa sangka buku karyanya tersebut  berasal dari catatan-catatan kecil dalam tulisan-tulisan yang berada di handphonenya dan dalam penyempurnaan dan pengeditan menggunakan laptop hasil pinjaman dari teman-teman khususnya di HMI.

 

“Ya saya membuatnya dengan laptop pinjaman dari teman, saya jugakan sering menginap di sekertariat HMI Cabang Garut, kalau teman atau abang tidur baru saya suka menggunakan laptop untuk mengerjakanya”jawab Fathan.

 

Awalnya Fathan terinspirasi dari dialog bersama tokoh pelaku sejarah, terutama dengan ayah kandungnya. Sehingga menarik minat untuk dirinya mencari lewat buku, dan mencatanya sehingga tercipta catatan kecilnya menjadi sebuah buku.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada keluarga Besar HMI Cabang Garut, HMI Komisariat IPI, kepada para senior, rakanda dan ayunda yang selalu mendukung dan memotivasi serta memberikan ilmu melalui kajian”, Ucapnya

 

“Buku Ini saya dedikasikan untuk keluarga khususnya kedua orang tua saya, yang selalu mendukung diri saya, dan insya allah kedepanya saya akan terus menulis”ujarnya

 

Setelah ditanya lebih mendalam Fathan mengaku masih punya tulisan yang belum selesai untuk di proyeksikan menjadi buku karya selanjutnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *