GASAC Gelar Aksi Di Depan Gedung Kejaksaan Negeri Cianjur

Independensia | Cianjur- Gerakan Save Aktivis Cianjur (GASAC) Gelar Aksi Demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Negeri Cianjur. Diinisiasi oleh sejumlah mahasiswa dalam aksinya massa aksi lakukan longmacrh dari jl. Doctor Muardi sampai kedepan Kantor Gedung Kejaksaan. Dalam orasinya maksa aksi menuntut untuk membebaskan Ridwan Mubarok CS, yang sekarang didekap di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B, Cianjur.

Massa aksi yang berjumlah kurang lebih 25 orang tersebut menginginkan audiensi kepada pihak kejaksaan yang di wakili oleh Tia Kurniadi selaku jaksa penuntut umum. Ia menuturkan bahwasanya dalam kasus ini belum mengetahui surat aksi yang di layangkan oleh GASAC kepada Firman selaku intel porles Cianjur pada Selasa (2/07/2019).

Dalam hal ini masa aksi merasa di permainkan seperti apa yang dikatakan oleh Jajang selaku Koordintor Lapangan, mengatakan “surat pemberitahuan sudah masuk ke pak Firman pada hari Selasa H-3 sebelum kami turun aksi, pernyataan yang di sampaikan oleh pihak kejaksaan itu sekedar alibi”, ujarnya Kamis (04/07/2019) didepan Gedung Kejaksaan Negeri Cianjur.

Doc. Massa Aksi yang sedang beraudiensi dengan pihak kejaksaan menyerahkan simbolik satu kotak tolak angin dan satu map yang berisi surat penangguhan RM dari LP kelas II B Cianjur/photo

Massa yang melakukan aksi depan Gedung Kejaksaan Negeri Cianjur dengan membawa spanduk dengan bertuliskan “Stop Kriminalisasi Aktivis dan Tegakan Supremasi Hukum serta poster bergambar RM yang bertuliskan orang baik tak seharusnya di penjara”.

Pihak kejaksaan negeri Cianjur yang di wakili Tia Kurniadi ia pun mengatakan, “kasus ini dalam penanganannya yang dilimpahkan dari Kejaksaan Tinggi, ia pun tidak tahu apa-apa”. Ucapnya, dalam audiensi yang dilaksanakan dengan massa aksi.

Kemudian massa setelah melakukan audiensi memberikan simbolis satu kotak tolak angin dan satu map yang berisi surat penangguhan RM dari LP kelas II B Cianjur karena beliau sedang sakit. Untuk berbagai tuntutan yang di ajukan oleh massa aksi belum di tanggapi oleh kejaksaan.

Namun isi dari Release aksi tersebut ada 5 tuntutan ialah;

1. Tegakan Supremasi Hukum

2. Stop kriminalisasi terhadap aktivis

3. Bebaskan aktivis antikorupsi RM dkk

4. Mempertanyakan dua surat yang dilayangkan di hari yang bersamaan dari Polda Jabar dan Kejati

5. Periksa dugaan gratifikasi pelapor sekaligus korban dalam hal ini PLT Bupati Cianjur

Massa aksi tersebut jika tuntutan tidak dipertimbangkan bahkan tidak di penuhi akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *