Brigade GPII Apresiasi Positif Tentang Kenaikan Gaji dan Rumah Layak Bagi TNI

Independensia | Jakarta- Menyikapi pemberitaan tentang usulan kenaikan gaji pokok dan perumahan layak bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada tahun 2020 mendatang. Hal ini, disampaikan oleh Hadi Wahyu Sanjaya selau anggota banggar DPR, pada pembahasan pembicaraan pendahuluan RAPBN dan RKP 2020. Patut di apresiasi positif oleh berbagai elemen terkait.

Brigade Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) dalam hal ini, mendukung dan mendorong agar usulan tersebut dapat segera direalisasikan. Seperti apa yang dipaparkan oleh Robby selaku Korpus Brigade GPII.

Menurutnya, “Sehingga mereka para prajurit TNI dapat bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi mereka yang sangat besar cakupannya, tanggung jawab yang diemban tentunya menuntut profesionalitas, dedikasi dan integritas tinggi hingga nyawa dipertaruhkan dalam rangka memegang sumpah setia prajurit mengawal kedaulatan NKRI”, paparnya. Rabu (10/07/2019) memberikan keterangan melalui WhatsApp.

Bahkan ia pun menegaskan setidaknya ada beberapa hal yg mendorong agar usulan kenaikan tersebut dapat segera terealisasi, pertama tuntutan idealisme itu menanggung resiko. Tugas meninggalkan keluarga setiap hari tapi hanya diberikan sandang pangan dan papan (SPP) menjadi sangat ironi.

Lanjut menuturkan, “Beban tugas pengabdian sebagai pilihan semestinya diimbangi pemberian hak-haknya dengan utuh dari Pemerintah agar moralitasnya tidak digerus oleh godaan uang, serta loyalitasnya tidak digoyahkan lagi akibat kemelaratan ekonomi”, tuturnya.

Kemudian Ahmad Yani menerangkan, “TNI dan Polri harus terus terjaga sinergitas nya, karena kedua institusi ini merupakan kekuatan besar negara Indonesia, maka berbagai potensi yang dapat mengganggu sinergisitas tersebut harus diminimalisir”, tukasnya.

Menurutnya, meski ada perbedaan tunjangan antara TNI dan Polri jangan sampai memberi peluang bagi oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi sehingga timbul gesekan yang merugikan semua pihak.

Hal tersebut merupakan bentuk implementasi dari hasil rapat terbatas (Ratas) lanjutan soal penyediaan rumah bagi aparat sipil negara (ASN), TNI, dan Polri. Ratas digelar di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu 7 November 2018 yg dipimpin oleh presiden jokowi. Implementasi dan sinergisitas hasil Ratas tersebut akan semakin menguatkan harmonisasi infrastruktur pemerintahan dalam menghadapi tantangan global ke depan. Berdasarkan release yang redaksi  Independensia terima. (*)

Hits: 16

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *