Sidang Dakwaan RM Perdana, GASAC Sampaikan Tuntutan Depan PN Cianjur

Independensia | Cianjur – Perdana Sidang Dakwaan (RM), Gerakan Save Aktivis Cianjur (GASAC) kembali gelar aksi. Setelah sebelumnya melakukan aksi didepan Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur. Kali kedua, aksi GASAC tersebut dilakukan didepan Gedung Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rabu (17/07/2019).

Belasan Mahasiswa lakukan orasi dengan membawa karton dan spanduk bertuliskan “save aktivis antikorupsi, awasi kinerja Hakim dan Jaksa”. Massa aksi menuntut agar RM dibebaskan. Selain itu, korlap meminta agar kasus gratifikasi PLT Bupati Cianjur segera diusut tuntas.

Dalam hal ini ia menyesalkan karena tindakan yang dilakukan oleh Kejari sangat tidak adil. Maupun mengkonfirmasi pada pihak keluarga atas kelanjutan pengajuan penangguhan RM tersebut.

Koordinator GASAC, Jajang menerangkan, “dalam UUD 1945 Pasal 28 D Ayat 1 tentang setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama atas hukum, namun alhasil yang dijatuhkan kepada RM tidak sesuai, pasalnya beliau sedang sakit bahkan harus mendapatkan perawatan serius”, jelasnya.

Doc. Tim penasehat hukum RM (Karnaen, SH. MH) membawa surat pelaporan dugaan Gratifikasi PLT Bupati Cianjur

Sementara itu, Tim Penasehat Hukum RM, Karnaen SH. MH., mengatakan akan melakukan pelaporan dugaan adanya gratifikasi oleh Plt. Bupati Cianjur, Herman Suherman. Lalu ia pun akan mengajukan nota keberatan atau eksepsi terhadap dakwaan JPU. Dikarenakan dalam dakwaan tersebut banyak yang tidak tepat atau menyimpang.

Penasehat Hukum RM, Karnaen mengatakan, “Hingga saat ini belum tahu ada tidaknya mediasi antara Plt. Bupati dengan pihak RM. menurutnya perkara ini tidak perlu berlanjut, karena pihak lain tidak menikmati uang, lalu kami akan segera melaporkan dugaan gratifikasi oleh Plt. Bupati Cianjur ke Polda atau kepada KPK, akan segera kami lakukan”, ujarnya. Berdasarkan release yang diterima oleh redaksi Independensia. (*)

Hits: 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *