Kurang Perhatian, Nasib TKI Arab Saudi Memperihatinkan

Independensia.id | Jakarta – Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berada di Saudi Arabia berharap Pemerintah Indonesia segera memperhatikan nasib mereka untuk pulang ke tanah air. Sudah dua bulan ini mereka tidak ada aktivitas bekerja, sehingga keuangan semakin menipis ditambah lagi biaya hidup disana cukup tinggi.

“Hampir dua bulan ini sudah tidak bisa bekerja. Sudah tidak ada pemasukan lagi. Padahal kebutuhan disini sangat tinggi,” keluh Abdullah, salah satu TKI Arab Saudi saat diwawancarai via daring, Senin (11/03).

Dengan pekerjaan rata-rata sebagai sopir, buruh dan pembantu rumah tangga, Abdullah mengimbuhkan, untuk makan mereka saat ini hanya mengandalkan uang tabungan dan bantuan dari Pemerintah Saudi. Tak hanya itu, para TKI juga dibayang-bayangi denda yang sangat tinggi bila melanggar kebijakan lockdown yang diberlakukan Kerajaan Saudi Arabia.

“Serba salah, mau keluar nyari tambahan juga ngga bisa. Takut kena denda karena melanggar kebijakan lockdown pemerintah disana” imbuhnya.

Hal seperti ini juga dirasakan Muhammad Abda’i. Menurutnya kendala yang dialami para TKI itu karena terbatasnya penerbangan ke Indonesia. Meskipun ada, jumlahnya sangat terbatas dan harganya sangat tinggi.

“Pemerintah Indonesia sampai saat ini belum menyediakan penerbangan lagi untuk para TKI. Padahal para TKI mau membayar sendiri ongkos pesawat pulang ke Indonesia,” ungkapnya.

Ia menambahkan, harga pesawat yang ada sekarang sangat susah dijangkau.

“Dulu kalau normal harganya cuma 1400 Riyal. Sekarang bisa sampai 3600 Riyal lebih. Seandainya lebih terjangkau, kami masih sanggup bayar sendiri,” tambahnya.

Dengan kondisi TKI Arab Saudi seperti ini, ia berharap pemerintah Indonesia bisa lebih maksimal memfasilitasi para TKI yang ada di Saudi.

“Setidaknya pemerintah sungguh-sungguh memfasilitasi kami yang ada disini dengan menyediakan penerbangan dengan harga terjangkau” harapnya.

Menanggapi hal ini, KBRI Arab Saudi belum juga menunjukkan tanggapan positif. Melalui rilis terakhirnya pada Sabtu, 09-05-2020 pukul 14:01:27 yang dimuat pada laman https://layanan.konsulerriyadh.id/berita.php, KBRI Arab Saudi hanya memberikan informasi bahwa sampai saat ini masih belum bisa mendapatkan kuota penerbangan lagi. Berikut isi rilisnya.

Penerbangan 17 Mei 2020

Kami hingga saat ini belum mendapatkan kuota kursi lagi untuk penerbangan khusus. Kami mendapatkan informasi bahwa Saudia Airlines menjual tiket untuk rencana penerbangan 17 Mei 2020.

Kami juga mendapatkan informasi dari beberapa WNI bahwa mereka telah berhasil membeli tiket dari website Saudia Airlines. Selamat kepada mereka yang telah mendapatkan tiket tersebut. Semoga lancar perjalanan hingga ke kampung halaman. Ikuti semua prosedur keamanan dan kesehatan.

Bagi yang belum berhasil mendapatkan tiket, dapat terus memantau laman ini untuk kerja sama berikutnya KBRI-Saudia Airlines (jika ada) dan laman Saudia Airlines untuk penerbangan khusus yang dilakukan langsung oleh maskapai tersebut (beberapa kali terjadi tanpa melalui kerja sama dengan KBRI, dan itu sah-sah saja).”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *