HMI IPB Gelar Pelatihan Dinamika Sistem Kehutanan dan Lingkungan IPB

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Departemen Manahemen Hutan IPB atau Forest Management Students Club (FMSC) menginisiasi kegiatan pelatihan dinamika sistem kehutanan dan lingkungan secara online pada Sabtu, (25/07).

Menurut ketua pelaksana, pelatihan ini bertujuan untuk menjadikan masyarakat Indonesia, khususnya para akademisi tidak dapat menjalankan rutinitas kegiatan belajar mengajarnya seperti biasanya. Namun, dengan kemajuan teknologi, pelatihan dan seminar online dapat dilakukan.

“Di tengah pandemic ini, kita dituntut untuk serba online,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, turut menghadirkan pemateri kondang yang ahli di bidangnya. Di antaranya: Prof. Dr. Ir. Herry Purnomo, M.Comp (Dosen Fakultas Kehutanan IPB sekaligus peneliti di CIFOR: Center for International Forestry Research), Dr. Ir. Budi Kuncahyo, MS (Ketua Prodi Ilmu Pengelolaan Hutan Pascasarjana IPB), dan dengan moderator Qori Pebrial Ilham, S.Hut, M.Si (Dosen Fakultas Kehutanan IPB).

Dalam pemaparannya, Dr. Ir. Budi Kuncahyo, MS memberikan materi mengenai dasar-dasar penggunaan software Stella untuk membangun model dinamika sistem. Lebih lanjut ia menjelaskan mengenai pembuatan model dinamika sistem struktur tegakan hutan berbasis data inventarisasi hutan.

Di sisi lain, Prof. Dr. Ir. Herry Purnomo, M.Comp menjelaskan mengenai pembuatan model dinamika sistem mengenai kehutanan dan lingkungan yang berbasis berbagai factor baik ekonomi, ekologi, maupun sosial. Pada akhir pelatihan, dilakukan diskusi tanya jawab dengan peserta yang dipandu oleh moderator Qori Pebrial Ilham, S.Hut, M.Si.

Berdasarkan pantauan redaksi, total peserta yang mendaftar pada pelatihan ini sebanyak 500 peserta dari berbagai daerah di indonesia. Namun, Peserta yang mampu menyelesaikan pelatihan hanya sebanyak 159 peserta. Seluruh peserta yang mengikuti pelatihan sampai akhir selanjutnya diminta untuk foto bersama. Diharapkan tali silaturahmi antar peserta pelatihan dari seluruh penjuru negeri dapat terus terjaga dan dapat saling bertukar ilmu yang dimiliki sehingga ilmu pemodelan di Indonesia dapat semakin berkembang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *