Omset Meningkat Drastis Ditengah Pandemi, Pedagang : Berkah HMI

Independensia.id | Surabaya – Ribuan kader HMI memadati kota Surabaya, Jawa Timur. Pantauan tim Independensia.id, rombongan berasal dari berbagai Kabupaten dan Kota di Indonesia mulai berdatangan sejak Kamis (17/3/2021) lalu. Kedatangan kader dalam jumlah besar pada agenda Kongres HMI XXXI HMI ini pun menjadi berkah tersendiri bagi sejumlah pedagang dan pengusaha seperti pengelola home stay, hotel dan lain-lain ditengah suasana sulit masa pandemi. Bahkan menurut pengakuan salah satu pedagang, omsetnya bisa mengalami peningkatan 5 (lima) kali lipat dari hari biasanya.

“Omset kami biasanya Rp 150.000 – 200.000 namun saat ini meningkat hingga Rp 1.000.0000 dalam sehari, berkah HMI mas,” ungkap Saripah (65) salah satu pedagang di Jalan Dukuh Kupang, Surabaya.

Lanjutnya, “Saya bersyukur karena tempat kami ramai terus,” tambah perempuan asal Malang ini.

Pedagang yang umumnya menyediakan menu makanan dan minuman khas daerah ini bahkan tidak pernah tutup tempat usahanya lantaran masih dibanjiri banyak pengunjung.

Selain pedagang, Ainur Rofik Koordinator Rental Mobil di Surabaya pun juga mendapat kemajuan omset yang begitu besar dalam persewaan mobil yang sebelumnya saat masa pandemi hanya 5 – 10% per harinya, saat ini mengalami peningkatan drastis hingga 80% per harinya.

“Sampai saya kualahan untuk melayani, sampai habis semua unit (mobil) saya dari seluruh Kota Surabaya ini,” ungkapnya saat tim Independensia.id wawancarai pada Minggu (21/3/2021).

Rofik menyampaikan agar mobil yang disewakan untuk dijaga secara baik.

“Untuk harapannya dikarenakan acara Kongres (HMI) ke XXXI ini resmi, tolong dijaga kepercayaan kami kepada seluruh kader HMI yang menyewa unit di kami. Jika berawal baik, diakhir juga harus baik,” tambahnya.

Hal sama juga diungkapkan oleh Rudi Hartono sebagai Koordinator Penyewaan Homestay dan Hotel yang dia miliki, mengalami lonjakan omset secara drastis hingga 90% dari keadaan pandemi yang sebelumnya hanya dapat menyewakan sekitar 5% saja dalam setiap harinya. Namun sekarang home stay dan hotel yang ia kelola sudah penuh semua.

“Sebelumnya saya mendapat kendala berpindah-pindahnya customer kami dikarenakan jadwal dari panitia yang dinamis, namun hal tersebut langsung saya tangani karena saya juga mengelola home stay dan hotel se-Surabaya,” tuturnya.

Ia berharap acara serupa dapat kembali terjadi di Surabaya agar ekonomi masyarakat meningkat.

“Dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Surabaya, saya berharap bisa sering diadakan agenda semacam ini di Kota Surabaya khususnya, agar memperbaiki keadaan perekonomian masyarakat di surabaya,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *